Arsip

Posts Tagged ‘Sajak’

Puisi Marah

Oh, siaplah menerima sumpah serapahku.
Oh, bersiaplah menerima muntah mantihku
Aku sudah berlari seperti halilintar.
Sudah kutabrak semua aspal dan trotoar.
Kini saatnya untuk mengumpat
Sudah… sudah…
Habisi saja hidup ini
Ambil peluru emas
Kokang pestolmu
Pilih kepala atau jantungku
Lalu…
Kau akan mengingatku selamanya

***

Tabraklah gelombang… hancurkan dadamu
Ini bukan saatnya untuk membelai luka
Kini saatnya membelah luka.
Belah! Belahlah luka!
Gegas, sebentar lagi senja,
Atau kau hanya akan melihat bayangan darah
Terkapar! Terkaparlah kau!

***

Anjing datang menjilati lukaku
Najis masuk merayapi pembuluku
Kubuka mata dan dengusnya di hidungku
Kuhirup napas nistanya,
Kubiarkan memenuhi jantungku
Lalu kau mau bilang apa?
Aku orang suci yang tak bercela?

***

Pengecut!
Buka dadamu
Tepuk ia sampai merah
Kau lelaki, bukan rembulan

***

Kubur aku tanpa nisan
tanpa gundukan
Jangan tabur bunga
kerikil saja
Setelah itu pergilah

Qaris

Categories: Sajak Tag:

Aku Suka Kau Berdiam

Aku suka jika kau berdiam
Terpikir kau seperti tak ada
Dan kau mendengarku dari kejauhan
Dan suaraku tak menyentuhmu
Sepertinya matamu telah terbang
Dan tampaknya sebuah ciuman telah mengunci mulutmu
Serupa segala sesuatu memenuhi jiwaku
Kau muncul dari sesuatu
Memenuhi jiwaku
Kau seperti jiwaku
Kupu-kupu mimpi
Dan kau seperti kata-kata: Melankoli

Aku suka jika kau berdiam
Dan kau seperti jauh
Terdengar kau seperti meratap
Kupu-kupu yang mengepak seperti merpati
Dan kau mendengarku dari kejauhan
Dan suaraku tak menyentuhmu
Biarkan aku datang untuk berdiam di kesunyianmu
Dan biarkan aku berbicara kepadamu dengan kesunyianmu
Berpendar seperti dian
Sederhana, seperti cincin
Kau seperti malam
Dengan ketenangannya dan konstelasinya
Diammu adalah sebuah bintang
Jauh dan tulus

Aku suka jika kau berdiam
Terpikir kau seperti tak ada
Jauh dan penuh dengan kesedihan
Maka kau akan mati
Satu kata kalau begitu, Satu senyuman dan itu cukup
Dan aku bahagia
Kebahagiaan yang tak sejujurnya

Pablo Neruda

Categories: Sajak Tag:

Selamat Hari Lahir Bunda

Bunda…
53 kali sudah engkau mengelilingi matahari
Semburat putih mulai nampak di kepalamu
Tatapanmu tetap seperti dulu
Mata yang lembut dan penuh kasih
Mata yang selalu mengiringiku menembus pagi
Mata yang selalu menyambutku usai membelah malam
Senyummu tetap seperti dulu
Tulus
Beriring do’a

Apa yang sudah kuberikan untukmu
tak pernah sepadan dengan cinta dan sayangmu
Sejak aku ada di dalam perutmu
hingga kini
You’re the reason why I always back home with smile

Terima kasih tak terkira untuk semuanya
Do’akan anakmu ini agar menjadi anak yang shalih
Agar kelak do’a ku sampai kepadamu
Do’akan anakmu ini agar mendapat yang terbaik
Agar kelak aku mampu memberi yang terbaik
untuk orang-orang yang kucintai

So much love you’ve gave to me
So much love you’ve teached to me
If you were here I wanna hug you
Tight…

I Love you mom

Oiya, kalau pergi ngaji kuncinya titipin ke tetangga ya :)

Categories: Sajak Tag:

Senyuman Mata

di senyum itu
ada lara tertahan
di senyum itu
ada kelembutan menaungi
di senyum itu
ada kehangatan menyelinap

merasai
kenyamanan yang membayang
kehampaan yang mendiam
keniscayaan sebuah misteri

menatap mata yang menatap mata
tatapan tak kuasa di kuasai
menemukan kekuatan yang di bangun sendiri
namun bisu meraja
diam tanpa gumam
hanya tundukan
tanpa anggukan

“just ’cause you feel it, doesn’t mean it’s there”
(radiohead – there there)

rock on Yos, faith and fight
Allah know best!
just faith and fight
just faith
and fight
faith
fight
just me

..

.

Categories: Sajak Tag:

Gumaman

I

rindu menggelisah
menyembur asa
rasa
tanya
prasangka

aku bosan
relungku mengejan
menahan

bila

alangkah sabar
berbuah bahagia
surga;
dunia
disana

II

perlahan, bersemilir
tenang, damai
tak peduli
disini sana ramai

senja dan pagi
menemani;
gundah hati

malam kelam
aku diam

menerawang
do’a;
harapan
kekuatan bertahan

III

datang lagi
tidak dengan raga
hanya berbayang
sekilas, menjelas
aku rindu
aku mau
dekatmu

fana

IV

argh
teriak

huh
sialan

tidak bisa

diam!

jangan; aku

mau itu

V

padahal aku tahu
sesuatu tentang
tapi hati bisu
pikiran melawan
tapi hati diam

aku ingin damai
dengan Mu
Tuhan

ku

Categories: Sajak Tag: