Arsip

Posts Tagged ‘Freemason’

Mengintip Jejak Langkah Freemason Amerika

Kelompok Freemason Amerika masih survive berdiri. Mengaku sebagai organisasi persaudaraan non-rasialis, faktanya tetap rasialis. Mengapa dibenci kaum Muslim?

Bulan Juni 2009 lalu, Worshipful Master atau pemimpin, dari cabang Gate City Lodge mendapat keluhan dari dua cabang lainnya, yang pemimpinnya kecewa karena Gate City Lodge telah mengangkat seorang anggota yang bukan berkulit putih sebagai petingginya.

Meskipun aturan gerakan Freemasonri tidak mengatakan bahwa anggota harus berkulit putih –ada banyak orang Hispanik, Asia, dan etnis lainnya mempunyai wakil di cabang di seluruh negara bagian– namun baru-baru ini Grand Master cabang Georgia memutuskan bahwa keluhan tersebut akan didengarkan dalam persidangan internal kelompok kebatinan itu. Hasilnya mungkin akan ada anggota atau cabang yang dikeluarkan dari keanggotaan.

Dalam tanggapannya, cabang Gate City (nama lama kota Atlanta) memasukkan berkas perkara di pengadilan negara bagian meminta agar izinnya tidak dicabut.

Orang “bukan kulit putih” yang kehadirannya telah menyebabkan keributan itu adalah Victor Marshall, seorang laki-laki pemalu berusia 26 tahun, anggota cadangan militer Angkatan Darat AS yang bersemangat mempelajari rahasia katekismus dari perkumpulan kebatinan Freemason selama hampir satu tahun. Marshall yang memiliki pangkat khusus di Angkatan Darat, mengatakan tertarik pada organisasi itu karena semangat sukarelawannya.

Read more…

Categories: Freemason Tag:

Konspirasi Satu Dolar US

imageManusia harus memandang pada satu arah iaitu kekuatan mata wang, sebagaimana yang dilambangkan oleh mata wang satu dolar Amerika – novus ordo seclorum .

Seluruh struktur perekonomian global telah dikuasai oleh kaum Iluminasi @ Freemason @ Al-Masuniyyah { Iluminasi diertikan sebagai penerangan (enlightenment) – Freemason : Free iaitu bebas , Mason iaitu aliran kebatinan , secara umumnya definasi Freemason iaitu Aliran Kebatinan Bebas atau Penyembah Setan } ,World Bank dan IMF yang telah menjadi “Dewa Luficer” { pembawa cahaya, bintang pagi dan kesempurnaan, penuh dengan kebijaksanaan, sempurna dalam kecantikan dan membimbing manusia menuju kesempurnaan sejati.

Menyeru umat manusia di muka bumi ini menyembah bintang berlambang ‘666′ untuk menuju millenium baru dan membawa misi iaitu ’satu dunia baru’ – novus ordo seclorum } yang akan menyelamatkan manusia sekaligus menguasainya .

Prof. J.S.Malan , seorang ahli ekonomi dari Universiti Sao Paolo mengatakan : ” Setiap bangsa akan menanggung hutang yang berat dan mereka tidak akan mampu membayarnya sehingga mereka menjadi budak yang setia dan patuh terhadap perintah. Kekuatan IMF sangat absolut sehingga tidak akan ada satu negara pun yang mampu mendapatkan satu sen pun, kecuali atas persetujuan atau arahan IMF. “

Kekuasaan IMF adalah berpuncak dari tangan gerakan Zionis yang merupakan perwujudan dari perintah Tuhan ” Orang kaya menguasai orang miskin yang berhutang menjadi budak dari yang menghutang ” ( Amsal 22:7 )

” Mereka harus menguasai seluruh ladang kerana terlalu kelaparan yang ditanggung bangsa di muka bumi.Kaum Zionis akan menjadikan seluruh bangsa merangkak dan mengemis kepada kekuasaannya. ” ( Kejadian 47:13-20)

Sikap tamak dan memakan harta secara batil ini telah diingatkan Allah SWT kepada orang-orang beriman agar tidak mencontoh dan mengikuti sikap kaum Yahudi dan Nasrani, sebagaimana firman-Nya dalam surah At-Taubah : 34

” Wahai orang-orang beriman , sesungguhnya sebahagian besar dari orang-orang alim Yahudi dan rahib-rahib Nasrani benar-benar memakan harta orang denagn jalan yang batil dan mereka menghalangi (manusia) dari jalan Allah …. “

Berkaitan dengan ayat tersebut, orang-orang alim Yahudi atau Ahbar adalah orang yang mempunyai pengetahuan dalam urusan tertentu iaitu para Esekutif Yahudi yang telah “memakan” seluruh kekuatan ekonomi dunia untuk kepentingan misi zionisme mereka, seraya menjadikan dana yang mereka kumpulkan untuk menghalang orang beriman menegakan hukum dan syariat yang telah ditetapkan Allah SWT. Read more…

Categories: Freemason, Zionisme Tag:,

10 Program Internasional Freemasonry

image
Freemasonry, organisasi Yahudi yang telah didirikan sejak lebih kurang tahun 900 SM, memiliki sepuluh program internasional.

Program ini dalam istilah Freemasonry dinamakan Harar atau Satanim, berlambangkan gurita berkaki sepuluh ular berbisa berkepala sepuluh, dan hantu penerkam berkuku baja.

Program Pertama

Program pertama dalam istilah Freemasonry dinamakan Takkim.

# Pada masa Isa a.s.
orang orang yahudi dengan segala tipu daya ingin membunuh Nabi Isa a.s. diantaranya fitnahan keji “ingin menjadi Raja Yahudi”yang disampaikan pada penguasa Romawi. Tetapi Allah SWT menyelamatkan Nabi Isa a.s. dan gantinya Yudas tersalib di Golgota. Maka setelah tiadanya nabi Isa, Yahudi berusaha menghancurkan ajran yang sudah disebarkan dengan “Takkim” yaitu :

  • Merusak ajarannya yang ada seperti menghalalkan yang halal dan sebaliknya.
  • Merusak akidah dengan doktrin Trinitas
  • Merusak Injil yang ada dengan Injil palsu
  • Saul (Paulus) dijadikan tandingan Nabi Isa a.s.

# Pada Masa Islam

  • Pada masa Rasulullah orang-orang Yahudi memupuk Munafiqin dan Muhadin. Mereka diantaranya berusaha menfitnah istri Nabi, mengacaukan ajaran Islam, memecah belah kaum Anshor dan Muhajirin. Read more…
Categories: Freemason Tag:

Rumah Setan di Jakarta (Jl. Budi Utomo)

Orang Betawi sampai awal abad ke-20 dengan rasa takut menyebut gedung dengan enam buah pilar sebagai penyangganya adalah ‘rumah setan’. Letaknya bersebrangan dengan Gedung Mahkamah Agung (MA) pada masa Bung Karno dan awal pemerintahan Pak Harto. Gedung MA sendiri terletak di sebelah kanan Departemen Keuangan di Lapangan Banteng, yang rencananya oleh Gubernur Jenderal Daendels akan dibangun Istana namun urung.

Gedung Setan seperti terlihat dalam foto terletak di Vrijmet Selaarweg (kini Jalan Budi Utomo), tidak jauh dari Kantor Pos Pasar Baru, Jakarta Pusat. Bangunan yang memiliki loge (loji) merupakan perkumpulan kaum Theosofi De Ster in het Oosten atau Bintang Timur. Tapi lebih populer dengan sebutan rumah setan, sebutan yang dibisikkan oleh pribumi dengan rasa takut. Dahulu, di sebelah ‘rumah setan’ terdapat perumahan para perwira dan petinggi Belanda.

Di rumah setan inilah yang kemudian pada awal abad ke-20 menjadi gedung farmasi Rathkamp dan kini Kimia Farma setelah diambil alih pemerintah RI dijadikan pusat kegiatan Freemason suatu gerakan yang menjadi kaki tangan zionisme sejak abad ke-18 di Indonesia. Waktu itu namanya ‘La Choisile’ didirikan pada 1763 oleh Jacobus Cornelis Mattheus Roderman Cher (1741-1783) beserta enam orang kawannya.

‘La Choisile’ kemudian membangun dua loge (loji) lainnya yang sebagian besar anggotanya para militer dan petinggi Belanda, termasuk perwira-perwira VOC. Menunjukkan sejak ratusan tahun lalu Yahudi telah mengembangkan sayapnya di Indonesia. Dulu di Noordwijk (Jl Juanda) dan Rijswijk (Jl Segara) yang merupakan pusat perdagangan dan pertokoan di Batavia warga Yahudi banyak yang membuka toko.

Kedua loge (loji) hingga kini masih berdiri sekalipun fungsinya sudah beralih menjadi pabrik Kimia Farma. Di dekatnya dulu terdapat SMA terkenal Budi Utomo. Pada awal gerakannya Freemason atau Vrijmetselarij dalam Belanda, menggunakan kedok persaudaraan, kemanusiaan, tak membedakan agama dan ras, warna kulit dan gender, apalagi tingkat sosial di masyarakat. Mereka menitikberatkan gerakannya pada kegiatan ilmiah dan bersifat keilmuan. Gerakan ini juga memberikan beasiswa pada murid-murid berbakat. Tidak heran banyak tokoh masyarakat ketika itu bersimpati pada gerakan ini.

Satu dari sekian doktrin yang dengan kuat diajarkan dalam persaudaraan ‘Freemason’ adalah sikap mereka pada agama. Mereka menganggap semua agama sama. Ini sama persis dengan apa yang marak kita temui hari-hari dengan nama lain: pluralisme. Dan memang sesungguhnya pluralisme pun adalah ajaran dari pemikiran orang-orang Yahudi. Tulis Herry Nurdi dalam buku ‘Jejak Freemason & Zionis di Indonesia’. Menurut para orang tua, masyarakat sendiri banyak tertipu menyangka warga Yahudi adalah keturunan Arab karena menggunakan bahasa ini dengan fasih.

Diambil dari Mr.Noxious yang juga bersumber dari Djakarta Tempo Doeloe

Mel Gibson dan Konspirasi Jaringan Yahudi Hollywood

Los Angeles, Jum’at dini hari, 28 Juli 2006. Jam baru menunjuk pukul 02. 36 waktu setempat. Sebuah sedan Lexus LS 430 keluaran terbaru tiba-tiba terlihat melesat di Pacific Coast Highway, sebuah jalan raya di dekat pantai Malibu. Di sisi kanan jalan, sebuah kendaraan patroli LAPD (Los Angeles Police Department) tampak tengah mengawasi kendaraan yang lewat. Melihat Lexus yang berlari kencang, dua orang petugas LAPD yang berada di dalam mobilnya melirik alat pengukur kecepatan kendaraan. Mereka melihat angka 87 mil per jam. Padahal jalan raya tersebut masuk dalam zona kecepatan maksimal 45 mil perjam.

Mobil polisi itu langsung tancap gas berusaha mengejar Lexus. Sirine berbunyi meraung-raung membelah kota. Sesuatu yang sangat biasa terjadi di Los Angeles. Seorang kawan yang pernah kuliah di kota tersebut bahkan menyatakan bahwa hampir tiap lima menit di kota tersebut terdengar sirine polisi.

Tak lama kemudian, mobil polisi berhasil menghentikan Lexus. Dua petugas LAPD keluar dengan sangat hati-hati. Seorang tetap di mobil dengan pistol terarah ke ruang kemudi Lexus, dan yang seorang lagi menghampiri mobil mewah tersebut dengan sebelumnya memerintahkan agar pengemudi keluar dari mobil dengan kedua tangan terangkat ke atas.

Seorang lelaki keluar dengan gerakan agak limbung. Kedua petugas LAPD tersebut kaget bukan kepalang. Mereka sangat kenal dengan orang ini. “Tuan Mel Gibson, anda telah melanggar batas kecepatan kendaraan…, ” ujar salah seorang petugas. Dia mencium bau alkohol dari aktor dan sutradara ternama Hollywood ini.

Steve Whitmore, Juru Bicara LAPD, mengatakan kepada wartawan bahwa setelah dilakukan serangkaian tes kepada Mel Gibson, LAPD menemukan bukti bahwa sutradara “The Passion of Christ” tersebut berada di bawah pengaruh alkohol ketika ngebut di jalan raya. “Di dalam darahnya kami menemukan ada kandungan alkohol sebesar 0, 12 persen. Padahal di California ini, pengemudi berusia 21 tahun ke atas hanya diizinkan di bawah 0, 08 persen, ” jelas Whitmore.

Atas pelanggaran tersebut, LAPD menahan Mel Gibson di dalam selnya. Mel Gibson masuk penjara pukul 04. 06 pagi dan beberapa jam kemudian, pukul 09. 45 waktu setempat, dibebaskan dengan membayar uang jaminan sebesar lima ribu dollar AS.

Are You a Jew?

Jika saja ceritanya hanya sampai di situ maka peristiwa penahanan sementara Mel Gibson boleh jadi merupakan cerita yang kelewat biasa. Hanya saja, saat ditangkap polisi, Mel Gibson dengan berang berkata, “Semua orang Yahudi harus bertanggungjawab terhadap seluruh peperangan yang terjadi di muka bumi!”

James Mee, sang polisi tersebut, terkejut mendengar ucapan Mel Gibson yang di Amerika merupakan sebuah tabu yang luar biasa dan akan memiliki implikasi yang sangat luas. Melihat wajah polisi yang menunjukkan kekagetan, Mel Gibson berkata lagi, “Are you a Jew?”

Kejadian ini kontan menuai badai bagi Gibson. Berbagai kelompok Yahudi Amerika dengan serius menegaskan jika Mel Gibson merupakan seseorang yang anti-Semit. Terlebih bukan sekali ini saja sikap bermusuhan terhadap orang-orang Yahudi yang ditunjukkan dengan telanjang oleh Gibson. Beberapa peristiwa terdahulu juga menunjukkan hal serupa.

Film “The Passion of Christ” sendiri misalnya, di dalam film yang mengisahkan kehidupan Yesus 18 jam sebelum disalib, Gibson yang menyutradarai film ini dengan tegas hendak mengatakan bahwa kaum Yahudilah yang sesungguhnya berada di balik penyaliban dan kesengsaraan Yesus. Film ini mendapat kecaman dan juga pujian di seluruh dunia.

Yang memuji menyatakan bahwa Gibson telah sangat berhasil memotret kesengsaraan Yesus ketika mendapat siksaan dari penguasa Romawi Herodes dan kaki tangannya. Sedangkan yang mengecam, kebanyakan dari kelompok Zionis, menyatakan bahwa Gibson menuding kaum Yahudi telah menyiksa Yesus dan secara tegas memperlihatkan sosok Gibson sebagai seorang anti-Semit.

Selain itu, beberapa waktu lalu Gibson juga telah menyatakan keinginannya untuk memproduksi sebuah film tentang mitos holocaust. Menurut Gibson, peristiwa holocaust yang diklaim kelompok Zionis Internasional sebagai tragedi besar pembantaian enam juta Yahudi Eropa yang dilakukan Nazi-Jerman selama Perang Dunia II merupakan sebuah kebohongan yang sangat besar. Read more…

Categories: Yahudi Tag:, ,